2 Ramadhan, Nasehat Mulia dari Syaikh Al-Qarni

عبارة جمیلة للدكتور عائض القرني ـَـَََـَ
Kalimat indah dari Dr. Aid Al Qarni

نحن لا نملك تغییر الماضي

Kita tdk bisa merubah yg telah terjadi

و لا رسم المستقبل ..

Jg tdk bisa menggariskan masa depan

فلماذا نقتل انفسنا حسرة

Lalu mengapa kita bunuh diri kita dgn penyesalan?

على شيئ لا نستطیع تغییره؟

Atas apa yg sdh tdk bisa kita rubah

الحیاه قصیرة وأهدافها كثيرة

Hidup itu singkat sementara targetnya banyak

فانظر الى السحاب
و لا تنظر الى التراب ..

Maka, tataplah awan dan jgn lihat ke tanah

اذا ضاقت بك الدروب
فعلیك بعلام الغیوب
و قل الحمدلله على كل شيئ

Kalau merasa jalan sdh sempit, kembalilah ke Allah yg Maha Mengetahui yg gaib!
Dan ucapkan alhamdulillah atas apa saja.

سفينة (تايتنك) بناها مئات الاشخاص

Kapal titanic dibuat oleh ratusan orang

وسفينة ( نوح ) بناها شخص واحد

Sedang kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang

الأولى غرقت والثانية حملت البشرية

Tetapi, Titanic tenggelam. Sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia

التوفيق من الله سبحانه وتعالى

Taufik hanya dari Allah swt

نحن لسنا السكان الأصليين
لهذا الكوكب الأرض !!
بل نحن ننتمي إلى ( الجنّة )

Kita bukanlah penduduk asli bumi, asal kita adalah surga

حيث كان أبونا أدم
يسكن في البداية
لكننا نزلنا هنا مؤقتاً
لكي نؤدّي اختبارا قصيرا
ثم نرجع بسرعة ..

Tempat, dimana org tua kita, Adam, tinggal pertama kali.
Kita tinggal di sini hanya untuk sementara,
Untuk mengikuti ujian lalu segera kembali.

فحاول أن تعمل ما بوسعك
لتلحق بقافلة الصالحين
التي ستعود إلى وطننا الجميل الواسع
و لا تضيع وقتك في هذا الكوكب الصغير

Maka berusahalah semampumu,
Untuk mengejar kafilah org2 salih, Yang akan kembali ke tanah air yg sgt luas
Jgn sia2kan waktumu di planet kecil ini..!

الفراق: ليَس السفِر، ولا فراق الحب، حتىّ الموت ليس فراقاْ
سنجتمَع في الآخره
الفراق هو: أن يكون أحدنا في الجنه،
والآخر في النار

جعلني ربي واياكمَ من سكان جنته..

Perpisahan itu bukanlah karena perjalanan yg jauh,
Atau karena ditinggal orang tercinta,
Bahkan, kematian pun bukanlah perpisahan, sebab kita pasti akan bertemu di akhirat.
Perpisahan itu adalah,
Jika salah satu diantara kita di surga dan yg lain di neraka.

Semoga Allah swt menjadikan kita semua sebagai penghuni surga!

والحياه ما هي إلا قصة قصيرة !!
( من تراب .  تراب . إلى تراب )
( ثم حساب . فثواب . أو عقاب )

Hidup ini adalah cerita pendek, dari tanah, di atas tanah, dan kembali ke tanah,
Lalu hisab (yg hanya menghasilkan dua kemungkinan); pahala atau siksa.

فعش حياتك لله – تكن أسعد خلق ﷲ
اللهم لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك وعظيم  سلطانك

Maka, Hiduplah utk Allah niscaya kau akan jadi makhluk-Nya yg paling bahagia.

Ya Rabb utkmu segala puji yg layak utk kemuliaan wajah-Mu dan keagungan kekuasan-Mu!

Badut

Kadang kita bertanya, apalah enaknya jadi badut? Yaa, sepertinya emang gak enak. Siapa juga bilang enak coba? heeh. Menjelang tidur ini saya mendapat jawaban, tentang fenomena badut. Ya, ini tentang fenomena interaksi badut dengan orang-orang sekitarnya. 

Cobalah anda berjalan ke keramaian kota, objek wisata, atau tempat dimana saja anda bisa jumpai badut. Mendekatlah, dan kemudian berposelah untuk berfoto bersamanya. Lantas, setelah itu apakah anda bisa lari atau langsung berlalu tanpa “menyalami” badut sebagai ucapan terima kasih? Tidak bukan? Dan saya menemukan jawabannya sekarang, versi sayanya :p

Kenapa kita harus bayar? Karena ada satu hal yang saya dapatkan pelajarannya. Bahwa menyamar itu melelahkan. Bahwa menyamar itu bukanlah kondisi ideal yang diinginkan seseorang. Meski sekalipun itu adalah penyamaran yang semakin menaikkan derjat sipenyamar. Apalagi jika penyamaran yang semakin menjatuhkan harga diri penyamar.

Makanya, uang/tip yang kita berikan untuk sibadut pada setiap jepretan gambar, sepertinya lebih kepada menghargai ketidaknyamanan sibadut atas penyamarannya. Karena menyamar itu, melelahkan. Meskipun bagi orang lain sibadut lucu, sibadut merasa ia tidak lucu dalam penyamarannya :-}

Jadilah benar-benar orang baik, jangan pernah menyamar jadi orang baik. Karena itu akan melelahkan, meskipun hanya sejenak. Sementara menjadi orang baik, tidak boleh berhenti.  Ngapain nyamar jadi orng baik, jika jadi orang baik lebih menentramkan #NtMS

Kalemak Peak

Ingin sekali rasanya menulis sesuatu. Banyak yang teringat, tapi itulah masalahnya. Sulit untuk dituangkan dalam luapan kata-kata. Salut untuk rangtalu, sodaraannya rankmudo. Tetap berkarya dengan segudang kesibukan.

Lha? Saya ongkang2 kaki saja tak sempat juga tulisan itu mengorbit. Malunya….

Belum lagi tugas ngeblog berjamaah ini. Hhaa. Themanya bikin agak-agak gimana gitu. Tapi ya udah, ntar lah ya. Ini lagi ngetes tablet setelah diupgrade. Oo ya,pengen juga nulis panduan membeli tablet china. Wkwkw. Hhee, kan keluar lagi tuh ide. Tapi ya gitu, suka lari ntah kemana. Okelah kalau begitu, saya janji bakal posting panduan membeli tablet china. Hhee, terkesan murahan ya themanya? Gak masalah, yang penting nulis dulu. Hhee. Oo ya, penutup dan sekedar info iPad made in china juga kok.

Mau dibawa Kemana Hidup Kita?

Mau dibawa kemana hidup kita? Yaaa, hidup kita, aku, kamu dan semuanya. Kita mungkin Terlalu bercerita pada cerita masa depan nan jauh dari jangkauan. Tapi apapun ceritanya kita harus rencanakan. Sebaik-baik orang yang berjalan adalah orang memulainya dengan perencanaan. Dan seburuk-buruk orang yang berjalan adalah yang tidak tau tentang tujuan.

Mungkin kita bukan menjadi yang terbaik tentang orang-orang yang menjalani hidup. Yang punya rencana, program, estimasi waktu dalam pencapaian dan teori2 manajemen lainnya. Tapi bukan berarti kita harus menjadi seburuk-buruk orang yang berjalan tanpa tau tujuan.

Sudahkah kita punya tujuan yang pasti?

Kita sah-sah saja tidak memberi tahu orang lain tentang tujuan hidup kita. Sah-sah saja. Tapi kalau kemudian kita saja tak tahu tentang apa tujuan hidup kita, Maka alasan terbaik apa yang kita bisa berikan kelak ketika ada Sang pengevaluasi menanyakan? Kita hari ini bisa beralasan tak memberi tahu tujuan hidup kita disini, didunia ini. Dengan rasionalisasi yang dibuat bagus dan muka memelas, penduduk bumi bakalan tersentuh dengan alasan kita. Tapi kelak, tak ada tempat setapakpun untuk setiap lasan-alasan kita, apalagi mengharap ada ruang waktu dari hakim untuk sekedar rasionalisasi. Gak percaya? Coba aja ntar…

Mungkin hampir lelah kita hidup, tetapi belum ada tujuan pasti. Tidak mengapa, tak terlalu masalah. Tapi yakinilah, lelah kita karena kita tak punya tujuan. Hari ini, Tak ada yang terlambat untuk merevisi ulang tentang tujuan.

*Telat Postingnya, maaf @ijul @stalker @fitttrahsari @yoan_dolang @mumun @bunda_miqdad, dll anggota NgeBlog Berjamaah

**Tulisan pertama dari sekian banyak tulisan yang belum tahu jumlahnya 🙂

Dhuha

Setiap salah seorang di antara kamu memasuki pagi harinya, pada setiap ruas tulangnya ada peluang sedekah; setiap ucapan tasbih (subhanallah) adalah sedekah, setiap hamdalah (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan la ilaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, semua itu cukup tergantikan dengan dua rakaat dhuha.

(HR Muslim, hadits no. 720).

Tadarus

[1] Bismillahirrahmanirrahim, setelah sahur saya tertarik berbagi cerita tentang kebiasaan2 kita di Ramadhan. Tentang #tadarus

[2] Mayoritas, kalau kemudian ditanya tentang arti dan makna #tadarus maka jawaban umum mungkin mengatakan itu bahasa arab. Hmm..

[3] Tidak salah memang, begitulah adanya. memang dari bahaasa arab, tapi kalau kemudian pertanyaan tentang arti kata #tadarus apa ya?

[4] Nah, rata2 menjawab kalau arti #tadarus adalah membaca Al Qur’an. Ada yang dengan keyakinan mantap menjawab, juga ada y ragu2

[5] Kemudian, dari sebagian kecil juga ada yang katakan #tadarus artinya bersama2 membaca Al Qur’an, atau rame2 membaca Al Qur’an

Continue reading

Do’a Ramadhan Jibril AS?

Setiap kali Ramadhan agan datang, bertubi-tubilah sms2 masuk kehape kita masing-masing. Tentu tentang Ramadhan pastinya. Tentang keutamaan, tentang maaf-maafanan, motifasi, dan semua-muanya tetek bengek Ramadhan. Semuanya ditumpahkan dengan berbagai cara dan beragam tingkat keseriusan, melalui guyonan dan candaan, pantun-pantun keprofesian sesuai dengan profesi pengirim yang –maaf- kadang terlalu dipaksa-paksakan, atau bahkan dengan sedikit kesan serius semisal mengutip ayat alqur’an atau hadits. Tak ada sebenarnya salah, adanya hanya celah untuk salah.

Kalau tentang bahasan sms2an guyonan, apakah dia motifasi dan lainnya, sudah tidak asing bagi kita. bahkan dari 3 tahun sebelumnya bisa jadi, tak ada modifikasi pada ucapan ramadhannya, Tak juga masalah :). Hanya saja saya sekedar mengigatkan kalau tahun hijriahnya jangan lupa diedit :p .

Continue reading