Bahkan [2]…

Hmm, ini bukan catatan “bahkan” yang pertama. Ada yang mendahuluinya… Begitulah, selalu ada yang membicarakan kita, bahkan pada dunia yang kita sudah lama meninggalkannya. Bahkan pada dunia yang mungkin saja kita tak akan tempati lagi. Pun semua orang disini, dinegeri ini.

Semua baru begitu merasa kehilangan Mbah Surip ketika ia benar-benar telah hilang, semua begitu merasa kehilangan Soeharto ketika ia telah pergi, menyadari dalamnya makna lagu gugur bunga, sempat akhirnya mencari tahu siapa itu Idris Sardi – mungkin hanya diawali satu hal, kehilangan- semua (mungkin) baru menyadari gusdur itu ada, setelah ia pergi. Selalu ada ingatan penting, menyejarah, ketika siempunya kenangan telah pergi. Begitu juga dengan Heal the World nya MJ. Tak banyak yang kenal hari ini, jika saja MJ masih ada. [gak nyambung]*. Kita mau diingat karena kenangan terindah, atau dengan kenangan pahit? Saya paham, bahwa kita creatornya. Allah merestui dengan kesungguhan kita.

sangat baik jika kita mau dan mampu meluangkan waktu untuk mengingat kembali awal kita diberi anugerah oleh Allah untuk dapat mengerti arti hidup. dan akan kita temukan orang-orang yang mjd perantara anugerah itu. mari do’akan kebaikan bg mrk krn jasa mereka bg kita.. (taragak jo icet alias david satria..)

Ternyata masih ada yang mengingatku. bahkan diujung negeri yang jauh disana. Salam ukhuwah, semoga Allah mempermudah urusan (skripsi) mu.

to

Heeh, kemudian saya hanya bertanya, bahwa semoga ia tidak mengingatku karena skripsi itu. 🙂 setidaknya, aku baru saja melewatinya… Selamat bercengkerama dan bermesraan dengan skripsweet. Moga Allah permudah jalannya.

Salam Ukhuwah, dari Medan Nan Ramah. Ditunggu 23 April Di Tanahku… 🙂

==========================================

*) Mandaa’a ila huuda, kaana lahu minal ajri mitslu ujuuri man tabia’hu –barangsiapa yang mengajarkan kebaikan, baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya-

**) ada Emot foto kami jaman masih muda2 🙂

Hati2 dengan Status

Untuk kesekian kalinya,  kembali mengingatkan, walaupun terkesan nyinyir. Atau Manyinyia kata temanku. Masih tentang yang kemaren-kemaren. Tentang status status. Fesesbuk, twttr, ataupun sebangsanya..

Prita, Luna Maya, dan korban-korban –undang-undang– lainnya yang senasib dan sepenanggungan. Ini, –kembali– kukatakan karena aku tak ingin, nantinya kau juga akan mengalami seperti yang mereka alami. Aku tak ingin kau jadi prita2 selanjutnya, jadi luna2 berikutnya. Makanya, ada banner baru di kanan blog, yang bisa sama-sama kita renungkan. Dengan posisi dikeataskan, sebagai wujud prioritas utama, untuk kembali bijak dengan status-status. (tks da ul)

Sesekali, lihatlah (dokumentasi)  wajah Prita dipersidangan. lelah, lahir dan bathin tentunya. Belum lagi, kluarganya.. Semoga, dengan melihatnya menjadikan kau semakin bijak, setidaknya dengan status-statusmu, atau status orang yang kau turut membersamai statusnya..

Jadikanlah, status bermanfaat, setidaknya, untuk dirimu, kalau memang tidak bisa bermanfaat untuk yang lain. (sepertinya, ini kali kedua kutuliskan disini). Kalau tak bisa, hapus aja sekalian. Hajarrr.. Nih caranya..]

NB : Untuk kesekian kalinya menyuarakan ini. Sebagai sebentuk keprihatinan atas UU ITE yang –ntah kenapa–  masih diperdebatkan. Nggak paham, nggak ngerti.. Juga –empati– ini sebagai bagian dari apresiasi terbesar untuk korban2 nya. Semoga kau tidak ikut menjadi korbannya.. 😀

Jangan Dibaca!!!!

Judul unik, tapi tidak terlalu enak untuk dinikmati. Apalagi bagi orang-orang yang kesehariannya didunia maya. Ada beberapa kesimpulan saya -sementara- tentang aktivitas didunia maya. Kalau masalah keakuratan, jangan ditanya.. Hehe :D..

1. Banyak orang-orang berladang didunia maya. Ladang uang sebenarnya, seperti rumah judi, atau berladang dalam sebuah permainan, FarmVille dan sejenisnya. Lumayan banyak yang berkecimpung disini. Petani fatamorgana. Rata2, 42% orang-orang bertahan di jejaring sosial, semisal *b karena hal ini.

2. Dunia maya, menyita 10% waktu-waktu efektif yang seharusnya kita tidak boleh berpikir kesana. Contoh, diwaktu sholat kepikiran chatting, status2an, tag-tag an, Sharing photo dan lain sebagainya. Hehe.. Ada-ada aja.

3. Dunia maya, telah menarik perhatian seseorang untuk kemudian mengadu padanya. Bahkan, seolah-olah melupakan tempat mengadu yang sebenarnya. Survey dari kawan2, “seseorang, lebih dulu mengeluhkan penderitaannya dengan menuliskannya didunia maya, dari pada ia berdoa pada tuhannya”. Namun ini cuma sedikit kawan, sedikit berlebihan maksudku.  Ada sekitar 22% dari orang-orang putus asa dan dalam kesulitan melakukan hal  ini didunia maya.

Sebuah catatan tak berguna. Dengan fakta dan angka yang dikira-kira. Sepakat ataupun tidak, tak masalah. Namanya juga catatan tak berguna. Tapi kalau sudah terlanjur dibaca, yah, apa boleh buat. Aku tak bisa lagi melarangmu. Hehe.. Moga kebahagian senantiasa ada untukmu.

😀

Maaf Kawan, Kucopy Puisimu dan Kubedah..

Baru saja melihat dan membaca  puisi.  Kerjaan kurang kerjaan kata teman yang lain. Tapi tidaklah mengapa, sedikit saling jalasat (berbagi). Apakah yang membuat menganggap ini puisi? Entahlah. Tapi, setidaknya aku menganggapnya puisi fren. Ini adalah edisi maaf kawan kedua. 😀 . Setelah sebelumnya, Maaf kawan, aku tak lagi bisa ikut dalam parade statusmu.

kehilangan dunia ini telah membayang-bayangiku,
sebentar lagi aku akan meninggalkan dunia ini,
beberapa detik lagi,atw beberapa menit lagi mudah2an,
sudah cukup rasanya aku bersenang2 di dunia ini,
allah telah memanggilku…,
allah menyuruhku siap2
dan kita takkan bersua lagi disini,
aku sangat ingin dekat dengan rabbku,
teman2 f*cebook ku, maaf atas kesilapanku selama ini..
aku ingn bersih menghadap tuhanku…
mohon maaf nya…
dan aku juga tlah maafkan kesalahan teman2 semua klw seandainya ada salah…wassalam

Hmm. Sebenarnya, Tidak ada yang aneh dengan puisi itu. Bagus, merasa ajal senantiasa mengintai. Bukankah orang yang cerdas, juga adalah orang senantiasa mengingat kematian.  Kapanpun dan dimanapun. Karena memang begitulah hakikatnya kematian dan ajal.  Laa yasta’khirunaasaah. Walaa yastaqdimuun.

Yang ngebuat puisi

Sepertinya orang yang baru menyadari sesuatu hal yang besar. Ciee.. Sesuatu yang bisa dan telah menyita perhatiannya pada tuhannya. Ntah apalah namanya itu. Sepertinya f* yang menjadi pasal. (setelah berdiskusi dengan kawan lain di dunia maya). Kalau kata temanku yang lain, ini puisi orang yang kurang perhatian, walaupun aku tidak sependapat, namun tidak juga bisa menolaknya mentah-mentah. Entahlah. Karena, katanya, seseorang akan digubris oleh semuanya ketika ia sudah merasakan kematian begitu dekat. Dan semua akan mendekat dan mulai memperhatikan kita, jika ita membahas kematian kita. Dan sepertinya teori ini ada benarnya juga.

Maaf ini untuk siapa

Duh, maafnya untuk teman-teman F*cebook. Hmm, Untuk orang tua mana ya? Apa iya kita lebih banyak berbuat salah didunia maya dari pada didunia nyata. Begitu ya? hmm…*mikir. Ada beberapa kawan mengajak diskusi dan mengataan, kok sulit minta maaf sama ortu ya? Iya khan? *angguk2.. Dan ini saya rasa sudah kita buktikan sendiri. Memang sulit, dan celakanya lagi, tidak sedikit yang lebih duluan minta maaf  kepada kawan dari pada kepada orang tua. Pas Ramadhan misalnya. Dan lebih celakanya lagi, lebih duluan minta maaf pada kawan dunia maya, dari pada kawan didunia nyata. Hmm.. *menarik napas dalam2. Duh, teman, terpasa kukatakan hal ini..

F*cebook, sebegitunya kah??!

Hmm, Banyak yang langsung apatis nih membaca sub judulnya. Tapi tidaklah mengapa. Bukannya aku anti *b kawan. Bermain *b lah terus, selama itu memberikan manfaat. Tak cukup satu akun, buat duapun tak masalah, selama itu memberikan manfaat, kawan.

Hanya sedikit mengajak kita berpikir, untuk kemudian mengambil pelajaran, kawan. Sejauh mana *b bisa membantu permasalahanmu? Sehingga, ia menjadi tempatmu mengadu? Bukankah kita punya tempat mengadu yang paling topcer? Tempat mengadu yang bisa menyahuti? Tempat mengadu yang bisa mendengar dan melihat. Mahapun. 🙂 . Lantas, tidak semua harus kita adukan ke *b, kawan.  Karena, jujur, akhirnya *b hanya membantu kita dalam tatanan wacana. Beruntung saran kawan bisa meringankan, celakanya, malah menambah masalah baru dengan bantuan-bantuannya. *berdasarkan pengalaman pribadi 🙂

Bahkan ada kawan yang mengatakan bahwa, kata waiyyakanasta’in dalam alfatihah, salah satunya sudah diambil f*. Kepadamulah kami meminta pertolongan.  Hmm.. Kuat begitu mengikat. Duh, kawan sebegitukah dunia maya mengikatmu? Cukuplah dunia maya hanya dunia Maya**. 😀

NB : Kutahu, kau semakin beranggapan bahwa aku anti f*. Tapi tidak begitu kawan, malahan aku akan memarahimu jika kemudian kau meninggalkannya, padahal masih banyak manfaat yang kau terima dari pada mudharat yang kau peroleh. Namun, kalau kemudian aku tahu, telah banyak ia menggerus dirimu, dan kau tetap tidak meninggalkannya, tentu juga aku akan marah, sebagai temanmu tentunya, kawan 😀

Dunia Maya**, adalah Dunia Maya..

Dulu, ada 3 ta yang paling familiar , dimana kita harus berhati-hati atasnya. Harta, tahta, dan W*nita. Kata seorang teman, Sekarang wanita telah terdegradasi, oleh ta yang lainnya. Apakah itu? DOTA. Yup, sebuah Game Online. Jadilah tiga “ta” yang baru adalah, Harta, tahta, dan DOTA. Tentu dota hanya simbol, Simbol untuk rekanan sejenisnya.  Ada Poker, Farm Town,Mafia Wars, Farm Ville, Pet Society, Barn Buddy, Restourant City, Rocl Legend, deelel.

farmville

atau ada juga yang segenre dengan yang diatas.

petsociety1Semuanya, yang disimbolkan dengan Dota, akan mengubah keseharian. Aktifitas, produktifitas dan Efektifitas tentunya. Dunia maya, memungkinkan seseorang untuk berladang sepenuh hari, 24 jam dalam sehari, tujuh hari dalam seminggu. Seperti seorang teman, sebut saja Maya**, bukan nama sebenarnya, sebagai the princess of game seperti requestan dia, Dengan ladang virtual tentunya. Seperti yang disajikan FarmVille, Farm Town dan sejenisnya. Hmm, tentu menjadi sebuah motivasi yang baik agar kita bisa berladang sepenuh hati, sepenuh raga. Sepenuh hari, punya motivasi untuk panen, kapan menyiangi kebun, dan kapan2 lainnya.

barnbuddy

Namun tetap saja, Dota (sebagai representasi dari game2 Lainnya) bisa menjadi pengganti peran wanita bagi pria dan pria bagi wanita.  Seperti yang kita bicarakan diawal, hati-hati, Harta, tahta dan Dota. Berladanglah sepenuh jiwa, selama itu bisa menenteramkan. Berladanglah sekuat raga, selama itu menyehatkan. Berladanglah sepenuh kelopak mata, selama itu tetap membuat kita waspada. Berladanglah dan berladanglah.. Karena bisa jadi, kita memang hadir untuk itu. Tapi, petani sejati tidak hanya memikirkan ladang tentunya. Ada yang lain yang harus disiasati, hasil panen, pupuk jiwa, racun hati, (weleh2 😀 , Sok Bijak Mode ON ).

NB : Sambil mengingat kembali, bahwa Dunia Maya**, adalah Dunia Maya. Bisa merubah siang menjadi malam,menghias malam seakan-akan siang. Memoles pagi menjadi petang, Merias petang bak Pagi.

Hidup the Princess of Game.. 🙂  Lanjutkan!!

Cara Menghapus Akun Facebook

Sudah lama sebenarnya terniat untuk berbagi akan hal ini. Namun baru saat ini, bisa tertuang dalam kata-kata. Banyak hal yang menginspirasi, kenapa akhirnya saya mencoba untuk menuliskan ini disini. Dan saya rasa tidak sedikit yang tidak tahu.(alah, GR 😀 ). Salah satu kenapa berbagi disini adalah, setahu saya facebook tidak meletakkan cara untuk menghapus akun padafitur-fitur account setting. Yang ada hanyalah, deactivated, yang kemudian bisa diaktifkan kembali.

Hmm, untuk pertama kali, yang perlu disiapkan adalah, hati. (alah, kq hati sih?). Yup, maksudnya mantapkan hati dulu untuk benar-benar murtad dari dunia perfesbukkan. Karena hati, karakterisitiknya, suka bolak balik. Sekarang iya, besok nggak. Sekarang nggak, bsok kembali iya. Itulah hati. Makanya, harus mantapkan hati, kalau iya, ya iya, kalau nggak, ya nggak.  Yang kedua, hmm, isikharah, kalau perlu. (kek cr j*doh aj). Tapi kalau perlu, itupun dosisnya secukupnya saja.  Saya katakan karena, banyak kawan yang akhirnya terpaksa pura-pura murtad dengan fb nya, gara2 ftur deactivated.Mungkin ini dua hal persyaratan non teknis yang harus disiapkan.

Untuk persiapan teknis, nah berikut ini, kita akan mulai. (serius y 😀 ).

1. Yang perlu anda lakukan pertama kali tentunya harus log in ke Akun fb anda. Kan nggak mungkin mau ngapus akun2 orang y kan? Hehe.. Setelah log in ke akun anda, tentu langkah selanjutnya bisa dimulai.

2. cobalah anda klik disini . Maka anda akan terdampar ke site seperti ini, nah.

konfirmasi awal fb

nah, Kelihatan kan? Ngerti kan apa yang dibilang pihak fb. Kurang lebih, dia menanyakan keseriusan kita untuk menghapus akun fb kita. Kan sering tu, ad yang katanya ngapus, eh bsok da update status lagi. Kalau hati sudah mantap, submit terus.

3. Selanjutnya, kita akan dibawa kesini untuk melanjutkan menghapus akun fb kita. Seperti biasa, dah familiar kq ditengah2 fbholic.

del fb

nah, ya kan? Udah familiar kan sama yang ini. Tinggal OK kalau hati belum bolak balik.

4. Setelah itu, kita akan terima peringatan akhir dari fb. Yah seperti biasa, lanjutkan, lebih cepat lebih baik, mumpung hati masih mantap. Akhirnya notifikasi akhir akan muncul seperti ini.

confirmasi del fb

nah, Paham maksudnya kan. Makanya, sabar2 aja untuk tidak OL 2 minggu (bisa nggak yah?, satu hari saja sulitnya mintak ampun 🙂 ). Setidaknya, kalau ngenet, yah jangan buka fb lah. Ntar bolak-balik lagi hatinya. 😀 .

5. Nah, terakhir, kita akan terima  notifikasi pada email akun fb kita tenang jadwal penghapusan fb kita. Hmm, Mudah kan?

email konfirmasi

dalam aplikasi mudah, timbang2nya yang payah. Haha..

Mungkin sampai disini, ini merupakan  cara yang masyru”ah yang diajarkan fesbuk. Cara yang ghairu masyru”ah akan kita bahas lain waktu.

😀 selamat mencoba, untuk undur diri dari dunia fb. Untuk yang udah bulatkan hati, suppport 100% dari saya.

hehe..

Maaf Kawan, Aku tak Lagi Bisa Ikut Dalam Parade Statusmu…

89 friend request.
13 friends suggestion
109 others request
2 new updates

Itulah beberapa notifications yang ada di halaman awal pesbukku. Setelah beberapa bulan belakangan ini, akhirnya, pesbuk menjadi aktifitas yang tidak bisa dihentikan. Tentunya bukan salah Facebook. Siapa yang tak tahu kehebatan jejering sosial karya Mark Zuchenberg ini. Sejak dipopulerkan oleh Obama, saat memulai kampanyenya sebagai presiden AS, pamornya kian meroket. Saya, tentu saja juga menjadi bagian dari jutaan orang yang juga membuka akun di sini. Namun itu dulu, sebelum akhirnya hari ini mungkin ada yang berubah, atau lebih tepatnya mungkin ada yang harus dirubah.. Minimal, untuk pribadiku. Mungkin karena Kebijakanku yang juga tak selamanya bijak. Akhirnya, hari ini, mencoba untuk mengubah Bijak, Sana!! Benar-benar menjadi BIJAKSANA. Setidaknya untuk pribadiku. Untukmu, akupun tak tahu.. Untuk kita apalagi.

Akhirnya, dengan tanpa istikharah, sekarang semua sudah kukabulkan. Permintaan teman sudah diapprove, semuanya. Friend suggestion sudah juga, dan semua other request sudah juga. Tapi bukanlah itu yang jadi masalah pertemanan kita, kawan. Mungkin karena pertimbangan sesuatu dan lain hal. Terpaksa, pertemanan kita tidak lagi kita labuhkan disini. Masih ada tempat untuk berbagi, masih ada tempat untuk ber “JALASAT RIA” kawan. Karena akupun tahu, aku bukanlah orang yang kuat untuk kembali memberikan sedikit masukan pada pertemanan kita kawan. Kutahu, bahwa ada yang pada akhirnya tergerus disini, difesbuk ini. Ada yang terkikis juga, ada yang luruh juga, bahakan juga ada juga yang sampai sirna kawan, setidaknya perasaanku kawan.

Untuk kemudian kawan, pertemanan kita jauh tentunya lebih indah dari sekedar update status, dari skedar tag-tag an. Dari sekedar coment-coment an. Maka aku rindu ukhuwah seperti itu.. kemudian, akhirnya mencoba mendiikan MUI pribadi didada ini, untuk kemudian berijtihad untuk pribadi ini. Dan berfatwa untuk jiwa ini. Bukankah hadits arbain ke 27 menyuruh untuk meminta fatwa pada hati kita kawan. Dengan lafaz bismillah, terpaksa akun ini kumatikan. Demi ukhuwah yang indah yang telah Allah janjikan, biarlah kugadaikan “ukhuwah ala fesbuk” kita, kawan.. Ukhuwah dalam balas status sampai hari berganti nama kawan. Aku belum sanggup untuk melarangmu, karena mungkin akupun tak layak untuk itu kawan. Lafas *kh dan *kh pun menjadi luruh makna, setidaknya ditelingaku kawan.

Kemudian, maaf atas lisan yang sudah diejawantahkan dalamstatus2 mu. Yang akhirnya meninggalkan luka, kawan. Tak ada niat, tak ada ksengajaan. Mungkin untuk minggu terakhir ini kawan, silakan luruhkan kekesalanmu padaku, untuk akhirnya kita biarkan ia terbang dibawa angin keikhlasan..
Maaf kawan, aku tak bisa lagi ikut berkontribusi dalam parade statusmu. Pun kau, dalam parade2 statusku.. Salam Ukhuwah kawan, blogku akan selalu ada untuk menanyakan kembali kabarmu, update an status kabar (imanmu). YM id ku juga senantiasa mendengar taujihmu, tausyiahmu, dan tatsqif darimu.

Salam Apresiasi Terbesarku Untukmu, Atas ukhuwah yang coba kauhadirkan disini.. Moga Allah Balasi.

NB : Maaf atas yang komplain, karus kukatakan, yang kuhapus adalah akunku, bukan akunmu. Kalau ada utang piutangpun, kau tagihlah samaku. Setidaknya untuk beberapa hari kedepan, kawan. Benarlah kata teman SMA ku, untuk sekarang ia masih belum butuh. Kalaupun engkau akhirnya sepakat denganku kawan, Buatlah grup Disini, untuk Menngajak orang, setidaknya mencoba sepertiku. misalnya grup “TINGGALKAN F*cebook”.. 🙂

Kau Beri Judul Sendiri Sajalah….

Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.. ( QS : AnNuur : 32)

Kalau pernah mendengar ayat ini, apakah yang terlintas oleh anda? Kalau yang nasyid maniak, tentunya akan melanjutkannya dengan kata2 berikut:

“Ketika kudaratkan kaki di Hang Nadim
Kulihat Ribuan wajah penuh cinta dan harapan
Kerinduan akan sebuah tempat persinggahan
Ditengah hiruk pikuk gemuruh panas pulau batam
Pelabuhan, hati-hati nan gersang
Dengan merindu kedamaian dan huluran kasih sayang
Peraduan, jiwa-jiwa yanglemah
Sekedar melepas beban didada yang terus bertambah… Ila akhirul anasyid 🙂 “

(Nasyid Suara Persaudaraan, Album didalam beatnya tetap ada cinta, Lagu terakhir side B, judul Bergegaslah. Ini mah, kalau nggak salah. Kasetnya tinggal di kampung, atau tepatnya hilang dikampung).

Yap, itulah lanjutan nasyidnya. Tapi sekarang, tentu kita tidak akan membicarakan nasyidnya. Tapi bercerita tentang ayatnya tentunya lbih utama.
Mungkin ini sebagai kado, tentunya untuk teman2 yang sudah mengaplikasikan ayat diatas. Dan juga sebagai kado untuk yang akan segera mengaplikasikan juga ayat diatas. Tentunya, pada akhirnya, akan menjadi kado untukku, untukmu, dan untuk kita semua yang insya Allah juga akan mengaplikasikan ayat diatas. Sekaligus sebagai apresiasi yang luar biasa, untuk orang-orang yang Allah teguhkan hatinya untuk menggenapkan sebahagian diennya. Menjadi aktor ketika yang lain masih merancang, menjadi eksekutor ketika yang lain masih belajar memahami. Kalaulah Allah karuniakan jempol tangan lebih dari dua, maka semuanya teracunglah untuk mereka. Tanpa sisa.. Hehe..

Semoga bagi yang belum (hehe, wak gaya2 alah lo mah) Allah berikan kekuatan untuk mempercepat. Kalau analisa pribadi saya, hehe, kenapa hadits menyegerakan menikah satu dengan mengubur mayat? Karena pada hakikatnya, menikah dan menguburkan mayat itu punya satu tingkatan penekanan. Jadi, seandainya seseorang sudah pada waktunya menikah, tapi belum menikah, maka ia diibaratkan mayat, atau lebih tepatnya “BANGKAI”. Satu kata yang dapat disimpulkan, SEGERA.. As Soon As Possible. Makanya, kalau sudah waktunya menggenapkan separuh agama, lanjutkan. Karena, kita semua paham, bahwa lebih cepat lebih baik tentu lebih cocok dalam hal ini. Maka, Sungguh si “BUJANG LAPUAK” ibarat bangkai yang berjalan. Hii.. Baun mah!!

Sadar, ataupun tidak, banyak waktu kita yang akhirnya terbuang hanya untuk membahas wacana ini. Sayang, apa memang kita tidak paham atau bagaimana, n*kah bukan untuk dibahas2 saja, tapi lebih ditekankan untuk diaplikasikan.. Dan begitulah adanya. Mana ada hadits yang mengajurkan membahas2nya, tapi kalau mengaplikasikannya? Banyak.!!.

Terakhir, takut ini menjadi kurang arti kalau “diuleh talampau panjang”, karena jujur, bagi saya ini kado yang bisa saya kirimkan.. mungkin hanya akan saya tutup dengan nasyid kembali, seperti layaknya Pembuka :

“ Kini berpadulah dua hati dalam mahligai cinta
Ikatan nan Agung sempurna sebagian agama….
Jagalah keutuhannya,Kukuhkanlah ikatannya
Patuhilah perintahnya,Agar allah menyayangimu
Didiklah anak2 kita, jadi anak yang sholeh
Semoga bahagia senantiasa menyertai kita
Walaupun cobaan melanda tetaplah bersabar
Bukankah Allah tlah janjikan
Syurga yang penuh kenikmatan…. ila akhirul anasyid “

(Nasyid Nuansa, Album Perdana, Puncak Kerinduan, 1998.)

Saya tidak punya kalimat2 langit, bak kata temanku, yang bisa dijadikan kado.. Cukuplah tulisan singkat ini, pada akhirnya sebagai representasi diri pada hari nan indah. Karena saya yakin, lafal do’a saya tidak begitu makbul sepertinya. Cukup, menumpang pada lafal do’a orang lain.. Semoga kebahagian ini, berimbas pada dada2 “nan mudo2”.. Amiien.

NB : Barakallhu u Roda Ria Novriza, Mega Silvira, WabilKhusus u NiNa “Gina Erwita” n Uwik “Dela Zulianda Putriani” yang akan segera menjadi aktor, saat yang lain masih menjadi penonton. Hehe.. pun saya..
=====================================================

Catatan pelepas Kado (hihi, ntah apo2)

1. Special u da Dendi P. Hehe.. Ansua lah lai da. Jan lamo2 lo. Cukuiklah diwis*da c wak ngalah. Hihi. Pizzz da.. cita2 wak dak jauah beda do, mirip. CRV, Naiak Haji, hehe.. dan ii lainnya..

2. Untuk Geng2 Depok, An*s, D*ndi bcl, V*ry Lavsky, B*buy, K*rip, Ro*l, tambah *tong d jogja. Jan carito c nan gadang. Ngaku c lah, ndak usah diindakan pulo. Lai sampai kaba ka waknyo. Hehe..

U anaih n bcl –> gosip yo ndak tangguang do yo.. *geleng2 wak deknyo*.

U geng depok –> bcl paliang lambek dalam 2 tahun ko.. Pacik kecek nyo..

Kecek bcl –> bubuy komen tanggua. Hahaha. Kaolah, wak nyampaian aspirasi c nyo.

Kecek bcl –> anaih diam2 menghanyutkan. Hehe.. Ndak baa do, asal jan diam2 anyuik c lah. Kalau itu yo di POSMETRO kaluanyo..
Tapi wak sepakat naih, a jo lai.. sacaro awak duo mayat ka wak langkahi dulu baru bisa.. Hehe.. kalau anaih, ndak do lai yo den.. Pijak an lah gas tu lai. Ajolai.. Beko dis*mba urang kaolah..

Kurip–> payah lu rip.. 🙂

Bubuy n Very –> dari dulu kaba2 c. Paniang wak deknyo.. bilo ko buy? Ver? Lah overlap pulo urang nan aniang2, nan awak jak dulu heboh alun juo lai..
*garuk2*

Iil n Rito–> harus diwaspadai, aniang2 c. Kalau rito..hehe. ndak sampai bana antena wak situ do.. Kalau pun sampai agak putuih2 sinyal.. jadi kurang menangkap dengan bagus.. Tapi rito lah samo j anas. Dak ado mayat nan kadilangkahi do.. Agiah Bana bak kecek Elly Kasim!! Adek d Padang cek nan kadicaliakan. hehe. Pis dek

Dua kesimpulan yang bisa disarikan,

“Kalau tidak saya jadi panitia kalian semua, atau kalian semua yang akan jadi panitia saya”

Haha.. ( yang jelas, kemungkinan pertama jauh lebih besar, tapi Allah maha pengatur rencana, wamakarumakarallahu. Wallahu khairul maakiriin)
Soalnya, mengingat harus dua mayat yang saya harus langkahi.. Hehe. Moga dalam waktu dekat, mayatnya semakin berkurang.. Hmm, Taragak basuo kalian kasadonyo.. Inni Uhibbukum Fillah..
“Semoga Allah Mencintaimu, karena kau telah mencintaiku karenanya”

(Suara Persaudaraan, LDI, Ukhuwah, 1996)