chat Jinak Alah, ka Tangan Alun

Salah satu episode terberat dalam hidup adalah saat kau merasa ia bersamamu tapi belum jadi milikmu…

Orang Indonesia sering istilahkan dengan jinak-jinak merpati. Selalu mendekat, namun tak mau ditangkap, dan sedihnya juga tak mau disuruh pergi.

Orang Padang, istilahkan dengan ungkapan “jinak alah, ka tangan alun”. (saya kebingungan untuk menerjemahkannya kedalam Bahasa Indonesia, saking dalam maknanya). Ia satu maksud dengan jinak-jinak merpati.

Selamat berakhir pekan, untuk semua yang sedang melakoni peran sebagai “tukang pikek” dan mendapati mangsa yang “jinak alah, ka tangan alun”.

Mungkin mustahil mengusir yang tak mau menjauh, sama mustahilnya dengan merangkul yang belum bisa bersatu…

Tapi bersabar, selalu bisa meniadakan yang mustahil… 😅

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s