Dulu, 10 tahun yang lalu saya juga mengambil jurusan yang sama (dan MAAF, tanpa minat) hanya karena memenuhi harapan orang tua bahwa salah satu anaknya jadi dokter. Dan ternyata Allah tidak wujudkan asa orang tua kami melalui saya. Allah takdirkan saya terdampar pada pilihan yang tidak pernah terbersit dilintasan pikiran hari itu, kecuali hanya karena satu hal bahwa hari tersebut adalah jadwal terakhir pengembalian formulir SPMB. Dan hari ini, saya benar-benar mencintai pilihan 10 tahun yang lalu itu.

Alhamdulillah hari ini, setidaknya harapan itu kembali menyala. Lewat si Bungsu kami, Allah masih jaga asa orang tua kami. Semoga dilancarkan usaha si Bungsu kami, menjaga dan mewujudkan asa orang tua kami.

Benarlah bahwa Allah selalu punya cara, untuk kemudian mewujudkan cita-cita kita. Dan tugas kita berusaha maksimal dan berdoa karena Allah pemilik segalanya.

Terima kasih atas doa semuanya. Salam – with Hanifah and Bunda

View on Path

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s