quote Pintu Cinta

image

Cinta punya pintu-pintu tersendiri untuk masuk. Kadang ia bersembunyi dalam benci. Menyelinap masuk bersama-sama dendam. Dan kemudian ia menjelma jadi cinta. Karenanya, Berhati-hatilah membenci. Jangan-jangan, benarlah bahwa benci itu  benar-benar cinta.
Cinta miliki ragam hulu rasa. Kadang ia hanya pendar-pendar humor, sisa-sisa tertawa. Kemudian bermetamorfosis sempurna, humor tadi menjadi hambar, tertawa tadi menjadi hampa. Hingga kemudian humor dan tawa berubah tanpa sisa, menjadi cinta.
Kadang pertikaian jadi jalan masuknya cinta. Kesumatnya dendam jadi penghantarnya.
Aih, cinta. Tak tau kita kadang, ia masuk lewat pintu mana. Kadang, tragisnya kita juga tak sadar ia bersemayam dimana dan untuk siapa.

Innallaha yuhibbuthawwabiina, wayuhibbul mutathohhiriina
-griyaraihan- 00.15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s