Penyingkatan Salam

Kemaren baca tulisan di jejaring sosial, bukan tentang hal-hal berat. Meskipun agak risih jika dibilang sepele. Kemaren juga bukan dikali yang pertama baca hal tersebut, berulang-ulang malahan. Udah lama banget.

Iya, ini hal remeh temeh sebenarnya. Hanya saja, sisi melihat kadang berbeda-beda. Bukan juga hal urgent tentang pangan dan sandang. Bukan. Bukan…  Hanya tentang hal-hal kecil tak berbobot tapi tetap saja saya bingung membahasakannya.

Ceritanya begini, ada yang bahas tentang singkatan penulisan Assalamu’alaikum dalam komunikasi text semisal sms. Katanya gak boleh disingkat, harus ditulis utuh. Bahkan sampai pada tingkatan terparahnya, malah bilang haram menyingkat-nyingkat penulisan Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Begh, cpd.

Ada yang tlis, aww – asw – ass.wr.wb – katanya nggak boleh. Karena gak ada tuntunan seperti itu yang kita dapat. Heloooo, plis deh, Lu dapet tuntutan sms dari mana sih? Itu yang larang2 bla bla pake dalil2 ada juga malahan. BUkannya nggak percaya dalil2 gitu, tapi… Yaaa, sudahlah.

Saya cuma mau ngasih tau, malahan ada tuh sebahagian orang yang bilangnya Kum, atau Meqom via sms. Itu gimana lagi tuh? Lebih besar dosanya? Wallahualam. Cuma saya mau mengulas saja tentang komunikasi, wa bil khusus sms. Orang sms dihitung karakternya. 160 karakter 1sms, jadi Asw, Ask, Aww, AswrWb dan semua variannya, hanya efektifitasnya saja. Karena coba anda hitung tulisan ini :

Assalamu’alaikum warahmatullahi ta’ala wabarakatuh –> lu itung itu bro bre sis dah berape. Emang inti pesan nya cuma mau bilang salam ya? Alay2 buang2 sms dong kalau gitu. Belum lagi, kadang kita punya waktu kasib, sempit, mendadak, darurat, untuk bisa mengetik itu dengan detil. Makanya disingkat, kira2 kurang lebih rasionalisasi saya seperti itu.

Ada lagi yang agak sedikit xtrim, gak balas sms urgent orang lain karena kirim salam, dgn singkatan Ass. bla bla bla. Alasannya, karena Ass, itu artinya gak bagus. Artinya B*k*ng , bahasa inggris. Plis de, itu dya lanjutan sms nya pake bahasa inggris atau bahasa arab? Kalau emang lanjutan fullnya bahasa inggris ya bolehlah anggapannya gitu. Walaupun tak serta merta anggapan begitu jadi benar.  Tapi kalau kemudian lanjutannya bahasa arab, bahasa indonesia, bahasa padang, karo, tentu bukan itu yang dimaksud. Yahh, jadilah bijak.

Aih, njelimet bahasannya. Ada yang pake dalil-dalil juga. Ada yang pake dalil tasyabbuh pernah saya baca. Karena bilang Ass, itu bahasa inggris, jadi tasyabbuh orang kafir. cpd. Disappointed smile 

Kita tak terlalu permasalahkan malahan ada yang sms tanpa ucapkan salam. Lahh,, Kok bisa? cpd

Saya rasa, wasiat tentang antum a’lamu bi umuriddunya kum benarlah adanya…

-bilikOB-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s