Saya Pencerita

Yah, semua sepakat bahwa saya pencerita. Yang tuli pun saya rasa juga tahu itu semua.

 

Saya tak tahu bakat ini datang dari mana. Sungguh, tak tahu saya. Tak pernah makan burung murai, apalagi ta*knya bak kata orang medan.  Atau apapun juga yang semuanya dikaitkan dengan berkicau. Saya heboh bukan main, apalagi dengan orang yang saya kenal dekat, apakah karena satu organisasi, satu komunitas apalagi karena alasan primordial semisal karena saya ‘sekampung’ dengan lawan cerita.

Kemudian, saya juga orang yang ceria. Kata orang, dan saya juga merasa bahwa hari saya ceria selalu insya Allah.

Tapi tetap saja, tak ada seseorangpun yang benar2 tahu isi didalam, yang penting saya harus kesankan keluar bahwa saya orang yang ceria. Itu saja. Karena saya yakin, duka menular, bosan menular, suntuk menular. Maka saya tak ingin menjadi media penularan itu semua. Biarlah badan saya menjadi media “virus2 ceria” menular.

Saya juga kata orang pendengar yang baik. Yang paling sabar mendengar ocehan. Walaupun mesti mendengar cerita2 ulangan sekalipun. Meskipun, sesiapa yang bercerita, bukan berarti akan membawa solusi dari saya. Kadang (tepatnya sering)  ejekan dan sedikit cibiran yang mereka dapat Smile, tapi tentu saya lakukan didepannya.

Saya juga suka mengejek, mengolok2. Tapi kalau yang satu ini bukan murni keluar dari hati saya, itu hanya lintasan kepala yang langsung kemulut tanpa pernah singgah dihati. Teruntuk semua yang pernah tersakiti, pahamilah itu bukan dari hati saya. Open-mouthed smile

Diatas kombinasi itu semua, kadang ada yang merasa dekat didunia maya saja, hangat, akrab dan sejenisnya. Ketika berjumpa langsung, katanya ternyata saya hambar. Tak pencerita, jaim2, hhee. Tapi tidak juga. Saya tetap pencerita, pembawa virus ceria,  pendengar yang baik, dan (meskipun bukan dari hati) pengolok ulung.

Demikian, promosi saya pagi ini. Diantar semua yang kenal, mungkin bakalan sepakat.

Tapi tetap saja ada ruang2 milik seseorang yang tak mungkin bisa kau jangkau. Sekalipun ia tlah jadi milikmu

-RMC13-

Kamar OB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s