Malaikat dan Ahli Kubur Alay

Kita hanya bisa berkata, Yaquu lu yaa laitanii qaddam tu lihayaatii –alangkah baiknya dulu aku mengerjakan (amal shaleh) untuk hidupku ini-  Fajr 24

Kemaren baca sebuah catatan lucu tentang malaikat.

Ada sebuah dialog dari seorang ahli kubur ketika malaikat datang menanyainya. Mungkar dan Nangkir kalau nggak salah ya…

Malaikat : Siapa tuhanmu? *wajahserius*

Ahli Kubur : Kasih tau gak eaaa?

Malaikat : Siapa tuhanmu? *siapincambuk*

Ahli Kubur : Mau tau aja apa mau tau banget? *tampangunyu2*

Akhirnya malaikat emosi dan mencambuknya!

Sebuah dialog lucu saja, Mengira2 bahwa ke”alay”an masih bisa dibawa ke kubur. DItambah lagi menyamakan malaikat dengan kita yang bisa emosi. Heeh, aneh saja. Yakinilah, tak bakalan sempat lagi kita mengekspresikan ke alayan itu hingga ke liang kubur. Jangankan itu, tak lagi sempat kita bersantai saja didalam kubur jika bukan mendapat nikmat kubur. Apalagi sempat kembali bertamasya kedunia semisal Pocong dengan segala variannya.

#fiksimini

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s