Dokter Gigi Waw

Oke. Sebenarnya ini postingan teraneh dalam bahasan Blog Berjamaah saya rasa. Tapi gak masalah, akan saya coba kembali mengingat pengalaman-pengalamn bersama dokter gigi. Walaupun tak terlalu banyak permasalahan gigi, tapi memang saya akui pernah beberapa kali punya pengalaman ke dokter gigi. Walaupun itu tidak terlalu berkesan tapi tetapsaja da kenangan tersendiri.  

Sebelumnya perlu saya tekankan, bahwa saya kedokter gigi tidak karena sakit gigi atau punya gangguan denganm gigi. Seingat saya, saya kedokter gigi karena gangguan yang menyebabkn sakit hanya satu kali, karena tumbuhnya graham terakhir. Dan saya rasa ini semua juga akan mengalaminya nimatnya sakit gigi kala graham ini. Kalau yang satu ini memang mengguncang dunia rasanya, gak tau kalau cabut gigi, dan lain-lainnya karena saya memang belum pernah coba. Mudah-mudahan gak pernah nyoba.

Nah, sekarang akan saya uraikan beberapa pengalaman yamg biasa gak biasa nya.

Nah, ini pengalaman menariknya adalah ketika scaling sehari menjelang Ramadhan, ini rutinitas saya tiap tahun, sebelum ramadhan dan penghujung bulan shafar (ehm).

Cuma ketika itu diklinik kampus, jadi pasien pertama. Setelah daftar dan duduk dikursi praktek dokter, baru saya tahu dokternya perempuan. Hehe, jadi agak-agak gimana gitu. Karena berpikir udah kepalang tanggung dan gak enak lari, ya akhirnya juga dimulailah membersihkan karang gigi. Cuma lucunya, ketika asisten atau apanya dokter itu menggerogoti dan mencoba menyedot sisa2 air itu di dalam mulut, begh.. Aneh. *pamer*.

Scaling tahun berikutnya sebelum Ramadhan, saya langsung dengan temn yang lagi koas, karena sedikit trauma dengan dokter klinik kampus. Lokasinya di mushala fisip usu. Agak2 mirip praktek darurat gitu, tetapi tak masalah. Tetap, ini sehari sebelum ramadhan. Dan ada beberapa kali sebelum ramadhan saya rutin, kecuali tahun ini. Karena baru di maret kemaren scaling, jadi jadwalnya masih belum tuh.  

Nah, scaling terakhir ini, disebuah klinik yang kebetulan teman juga praktek disana. Dan ternyata saya baru tahu, rata-rata orang yang mau nikah pasti mbersihkan karang gigi. Dan tidak sedikit lelaki yang membersihkan karang gigi pertama ketika sebelum menikah. Ini saya ketahui ketika dokter tiba-tiba serobot saya dengan pertanyaan mau nikah ya? Kapan? Bulan ini kah? Katany… *.*.

  Saya kaget, dan menanyakan kenapa tiba2 bertanya begitu. Ternyata, alasn yang saya uraikan diatas rupanya yang menjadi alasan dia. Karena pengalamn juga katanya rata-rata begitu.

Ntar dilanjut lagi, ini asalan aja sambil dalam perjalanan diatas Bus. Dah mau buka soalnya. Daahh

5 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s