Sajak Lusuh

Kita adalah kafilah yang sedang ringkih
Mendaki puncak keridhoan
Pada terjalnya cadas ujian
Pada layunya pohon harapan

Biarlah curamnya tebing
Kembali menegakkan rangka
Yang mulai tak lagi lurus

Membungkuk karena rendah diri
Lupa jika ada Langit

Pada tajamnya cadas
Selalu ada alas kaki yang rela berkorban
Sampai alas tertipis, ketabahan
Lebih dari cukup untuk cadas

Pada dinginnya angin dan gilanya badai
Selalu ada kehangatan cinta keikhlasan
Ia meremukredamkan gundah jiwa

Satu saja…
Bahwa tak ada yang tak bisa diobati
Bahkan pada luka
Yang tak lagi ada darah yang bisa kau tumpahkan

Tuhan
Tajamnya cadas membuat kami lupa
Kalau ia kumpulan yang rapuh
Dan kami lupa, lupa dan lupa lagi

Tuhan
Ingatkan kami
Jangan biarkan lagi lupa menjadi luka dan duka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s