Dengarkan Cerita Pengantar Tidur Saya

Heeh, Moga yang lagi siap2 untuk segera merebahkan diri untuk beristirahat sempat membaca ini. Dan kemudian membawa sedikit pencerahan, hingga pada akhirnya meningkatkan kualitas relaksasinya:

Saya punya tabiat aneh yang sedikit agak bermuka badak merasa ia adalah “target man” <—kawannya superman lhoo.  Bahwa persis seperti saya, yang merasa bahwa saya harus diikutkan dalam setiap apa[pun acaranya. Mulai dari acara simpel semisal makan2 saja, kongkow2, apalagi pada hal yang bersifat ceremonial. Seperti penganugerahan bintang adipati maha karya swadeshi tuna grahita sidolangit, atau sejenisnya. (itu barusan anugerah/penghargaan apa ya?? Ahh, sudahlah)

Kado Ulang Tahun Itulah saya, wkwkw. Jadi, kalau kemudian saya tak diikutkan dalam acara semisal itu, saya mersa aagym gt (agak2 gymana gitu). Jadi, dengan bekal bmuka badak itulah, akhirnya diundang tak diundang saya hadir, wkwkw. Januari, februari, maret april mai juni (seperti lagu RADJA nih), sampai pada september. Tetap saja saya seperti itu. Memasang muka badak. Hahaha.. Saya juga tak ambil pusing masalah diundang tak diundang itu. palagi kalau masalah makan-memakan. Kalaulah ilmunya harus dikasih nama, maka ilmu jaelangkunglah ini, Yaa, datang tak dijemput, pergi tak diantar. Kadang parahnya, tak diundang pun datang, Melebihi rasa jaelangkung. wkwkw

Kembali kecerita tadi, sampailah pada akhirnya di oktober, (lanjutan lagu RADJA). Alangkah saya merasa ini tak seperti tahun-tahun sebelum saya menerapkan ilmu muka badak dan jaelangkung. Saya tak mendapat kado sedikitpun dari orang-orang yang biasanya memberikannya pada hari ulang tahun saya. Aneh, pastinya (ceileeeee…)

Ternyata oh ternyata, saya baru menyadari. Rupanya pertemuan orang-orang tanpa mengajak saya adalah dalam rangka menyiapkan kado ulang tahun saya yang sangat spesial. Terharu T.T.. saking spesialnya, disiapkan Dari Januari- September… Semua acara itu dalam rangka merumuskan kado untuk saya. Bayangkan, sembilan bulan (seperti usia kandungan) sebelum hari H ulang tahun saya, semua sahabat-sahabt terbaik sudah menyiapkan kado untuk saya. Tapi, semua pertemuan itu tak pernah membawa hasil karena saya selalu ada disana tanpa diundang. Tentu saja dengan membawa muka badak ini. hahahah…

Itulah hikmah menalam yang saya rasa, bisa jadi ya bisa jadi…. Dan saya yakin semua sahabat-sahabat saya hari ini berkumpul merembukkan kado -sebagai kejutan terbaik- apa yang lebih tepat dia siapkan untuk 9 bulan ke depan.  Tentu saja itu akan lebih terbuka mereka bahas tanpa saya dengan muka badak yang memaksa untuk tetap hadir diundang ataupun tidak seperti jaelangkung. wkwkwkw..

Takkan bisa kita memaksa orang untuk menyukai kita semuanya, seperti tak juga bisanya kita memaksa semua orang untuk membenci kita. Malam semua, semoga mimpi indah…

Tak kan selamanya | raga ini menjagamu. | jiwa yang lama segera pergi | bersiaplah para pengganti…

NB: Kadonya yang mantap yaaa….

3 comments

  1. hahahahah..aneh cerita pengantar tidurnya…bikin mual bacanya.hahaaa..gaya nya lah yang banyak penggemar itu..hihiii. btw dapat kado spesial apa si muka badak tahun depan yah??jadi penasaran..hihiiii.. tapi saya yakin hadiahnya pasti luar biaso (sambana samporono kali) haa kalo ada yang gak ngasih kado 26 10 86 di milad yang ke 26.. (DAH tua)hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s