Tadarus

[1] Bismillahirrahmanirrahim, setelah sahur saya tertarik berbagi cerita tentang kebiasaan2 kita di Ramadhan. Tentang #tadarus

[2] Mayoritas, kalau kemudian ditanya tentang arti dan makna #tadarus maka jawaban umum mungkin mengatakan itu bahasa arab. Hmm..

[3] Tidak salah memang, begitulah adanya. memang dari bahaasa arab, tapi kalau kemudian pertanyaan tentang arti kata #tadarus apa ya?

[4] Nah, rata2 menjawab kalau arti #tadarus adalah membaca Al Qur’an. Ada yang dengan keyakinan mantap menjawab, juga ada y ragu2

[5] Kemudian, dari sebagian kecil juga ada yang katakan #tadarus artinya bersama2 membaca Al Qur’an, atau rame2 membaca Al Qur’an

[6] Nah, sepanjang yang pernah saya dengar dan ketahui, sepertinya kurang tepat kalau kata #tadarus kita sematkan artinya seperti sebelumnya itu

[7] Kata #tadarus berasal dari darasa yadrusu, yang artinya mempelajari, menelaah, meneliti, mengkaji, mengambil pelajaran. Membaca? tilawah?!

[8] Dengan penambahan Ta, tadarasa yatadarusu maka maknanya menjadi resiprok, Saling. Saling belajar, Saling mendalami. #tadarus

[9] Nah, lumrahnya belajar, butuh guru, butuh yang lebih ahli, butuh yang lebih paham. Begitu juga dengan #tadarus yang ideal saya rasa

[10] Umumnya kita lihat, walaupun tak semuanya seperti itu, banyak #tadarus yang dilakukan, tanpa ada Asatidz/ Ustadz/ Guru. Sayang sekali..

[11] Karena esensi dari #tadarus adalah penambahan kualitas pada bacaan, kepahaman dan interaksi dengan Al Qur’an. Karena itu, butuh korektor

[12] Supaya ada yang membenarkan ketika salah, menyempurnakan ketika belum utuh, ada yang dicontoh, ada tempat bertanya ketika ragu #tadarus

[13] Supaya juga ada yang akan ditinggikan seranting, didahulukan selangkah #lho itulah fungsi Ustadz/ Guru dalam #tadarus dan Tilawah Qur’an

[14] Makanya, kadang malahan ada antipati yang timbul dari sebuah perbuatan mulia semisal #tadarus karena ia tak berjalan seindah yang semsetinya

[15] Bacaan yang semrawut, atau bacaan seperti balapan liar saling kejar-kejaran, membuat #tadarus semakin kurang mendapat simpati

[16] Bahkan umat islam sendiri, malahan antipati pada #tadarus hanya gara2 salah pada proses yang tak ideal. Yang salah bukan tadarusnya itu lho

[17] Atau ditambah lagi orang2 yang #tadarus kadang ditengah2 membaca Al Qur’an, bisa saja berteriak SAHUUUUUUURRRR, entah sejak kapan ini terjadi

[18] Semakin miris melihat budaya #tadarus yang sudah jauh dari ideal. Kira2 kita bisa buat apa untuk perbaiki ini?

[19] Paling mungkin adalah mencarikan guru/ustadz untuk tadarus, satu orang permasjid /mushala sebagai korektor dan guru. brp ya d Indonesia?

[20] Inilah yang paling mungkin. Ataw tak lagi ada orang yang bisa menjadi guru dan korektor #tadarus di negeri muslim terbesar d dunia ini?

[21] Silakan ditambahi saja kira2 apa solusi terbaik untuk masalah #tadarus ini. Banyak memang yang kita perlu benahi

[22] klw ad ragu ttg Bahasa2 yang berbau2 arab gt, silakan tanya @Akroma301 atw @Nuruuuuulll karena saya tak pernah belajar itu di pddkn formil.

[23] Terimakasih sudah menyimak catatan #tadarus selepas sahur ini, moga malamnya berkah. *serasaadayangnyimak

[24] O ya, penutup terakhir ttg #tadarus adalah sebuah hadits shahih | Khairukum man ta’alamal qur’an wa’allamuhu #hadits #quran

[25] Sebaik-baik kamu adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya | HR Imam Bukhari , Abu Daud, Tirmidzi , Ibnu Majah #tadarus

[26] Ini hanya pelengkap, biar jadi 26🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s