Do’a Ramadhan Jibril AS?

Setiap kali Ramadhan agan datang, bertubi-tubilah sms2 masuk kehape kita masing-masing. Tentu tentang Ramadhan pastinya. Tentang keutamaan, tentang maaf-maafanan, motifasi, dan semua-muanya tetek bengek Ramadhan. Semuanya ditumpahkan dengan berbagai cara dan beragam tingkat keseriusan, melalui guyonan dan candaan, pantun-pantun keprofesian sesuai dengan profesi pengirim yang –maaf- kadang terlalu dipaksa-paksakan, atau bahkan dengan sedikit kesan serius semisal mengutip ayat alqur’an atau hadits. Tak ada sebenarnya salah, adanya hanya celah untuk salah.

Kalau tentang bahasan sms2an guyonan, apakah dia motifasi dan lainnya, sudah tidak asing bagi kita. bahkan dari 3 tahun sebelumnya bisa jadi, tak ada modifikasi pada ucapan ramadhannya, Tak juga masalah🙂. Hanya saja saya sekedar mengigatkan kalau tahun hijriahnya jangan lupa diedit :p .

Pada tulisan singkat ini, mungkin sedikit sharing  saja tentang salah satu sms dari sekian sms yang –agak- serius masuk kedalam inbox saya. Serius karena sipengirim cantumkan katanya Hadits Rasulullah SAW. Dan saya sudah mengakrabi hadits –katanya- ini dari jaman SD. Ketika asyik mencatat ceramahnya Ust pada Buku Laporan Ramadhan Sekolah itu. kurang lebih haditsnya berbunyi seperti ini:

Malaikat jibril berdoa Menjelang Ramadhan “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);

* Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri;

* Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.” Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak3 kali… (al hadits)

Naaah, pernah dapatkan? Ntar diujungnya ya kek gitu. Ada tulisan hadits saja. Ya kan? Pernah dapat kan? #priittt, pengulangan.

Nah, ternyata oh ternyata, banyak yang bilang ini bukan hadits. Ini gak jumpa dikitab hadits mana, Ini gak tau dari siapa datangnya, dll nya. hanya saja, ya tulisan “Al  hadits” itu saja yang –seolah2- menjadikannya sebagai hadits. malahan ada yang sudah coba cari di kitab hadits, bahkan sampai kitab fiqh, dianya nggak jumpai juga hadits dengan redaksi begini, atau mirip2 dengan ini. Bahkan yang lebih ekstrim lagi, ada juga yang coba cari dikitab hadits palsu, juga nggak ada. “dipalsui nggak jumpa, apalagi di aslinya “🙂 . Nah, jadi?

Saya tidak berani mengatakan bahwa hadits itu tingkatannya ini, itu, begini, begini dan begitu. Biarlah itu menjadi tugas orang yang lebih alim dan faqih dibidang itu.  Saya hanya miontak tolong kalau kemudian ada yang baca hadits ini, kabari saya dimana sumbernya ya.. berbagi gitu lhoo…

Hanya saja, ada satu hadits yang setidaknya ceritanya mirip dengan hadits ini, cuma saja matan (isi) nya berbeda jauh dengan yang –kemungkinan-  masuk ke hape kiota. Redaksinya begini:

Dari jabir bin Abdullah RA, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”.  Para sahabat bertanya.”Kenapa engkau berkata amin, amin, amin, wahai Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata : ‘Celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’.

Kemudian Jibril berkata lagi. ‘Celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi itu tidak memasukkan dia ke syurga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’ “.

Kemudian Jibril berkata lagi.’Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’.”

[Dikeluarkan oleh Imam al-Bukhari di dalam Adab al-Mufrad dan dinilai Sahih Lighairihi oleh al-Albani di dalam Sahih Adab al-Mufrad – no: 644]

Wallahulam, bagaimana kejelasannya. Untuk lebih jelasnya tentu dengan belajar kepada ahlinya, bertanya pada yang alim. Karena, jika kemudian kita tidak bisa pastikan itu hadits, dan ikut menyebarkannya, maka setidaknya kita harus hati-hati terhadap peringatan Rasulullah SAW, tentang orang2 yang menyebarkan dengan sengaja yang –katanya- hadits rasul padahal bukan. #bahasabelepotan #maklumudahtengahmalam.

#lanjutan tentang minta maaf kapan2 diposting. mulai kaku tangan bergurau dengan blog ini, sudah sedikit canggung.🙂

1 Ramadhan 1432H, Diposting dari : Kamar Inspirasi RankMudo Corp™

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s