Untuk Lelaki Disampingku

*Semoga kau sempat tahu dunia Blog, dan sempat singgah pada Blog ini. -walaupun nyasar-

Hmm,betapa aku kasihan melihat mamakmu,bapakmu yang mungkin telah lelah untuk mengajarimu sedikit beradab saja. Tidakkah kau menyadari bahwa,lebih duluan mulutmu mengeluarkan asap dari pada knalpot bus ini. Dan tidakkah kau sadari, bahwa batuk-batuk nonstopku sebagai kode awal untukmu, supaya kau kembali menjadi manusia? Duh…
Alangkah sedihnya aku, harus menanggung asap buanganmu. Yang telah masuk lewat. mulut,rongga dada,dan bergerilya dalam paru-parumu. Relakah kau memakan permen karet sisaku? Begh… Kenapa kau
menggeleng? Tahukah kau,bahwa permen karet sisaku,jauh lebih baik dibanding asap rokokmu. Karena permen karet sisaku,tak pernah melewati rongga2 lain seperti asapmu.

*Seharusnya judulnya diganti,karena ternyata tak hanya yang
disampingku yang merokok. Tapi di depan,belakangpun sama.

KAU HISAPLAH ROKOK ITU SEDALAM-DALAMNYA, TAPI TOLONG, JANGAN BAGI KAMI ASAPNYA.

7 comments

  1. ckckckc…
    tak terbayang berada dalam kondisi seperti itu..

    kasian sekali kau, hehehe…
    makanya, besok2 bikin hijab..:p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s