Aib-aib Kita…

Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada… [QS Al Mujadilah :7]

Tak perlu mengumpat takdir, kalau kemudian rahasia-rahasia kita jadi konsumsi publik. Kalo kemudian privasi (sejenis sendal:) ) kita diinjak2. Heeh.. Begitu juga aib. Biarkan saja kalau kemudian aib kita terbongkar, yang jelas jangan balas bongkar aib orang.🙂 .

Sesekali, mencoba berpikir jernih untuk bisa menerima takdir, tentang aib-aib yang terbongkar. Sebentar saja, lebih dari cukup untuk kita renungkan. Bukankah aib kita yang terbongkar hanya sedikit saja dari pada total aib-aib kita? Satu persenpun sepertinya nggak sampai dari total aib-aib kita. Sabar saja…  Bukankah, masih jauh lebih banyak aib kita yang ditutupi Allah dari pada yang kemudian terbongkar? khan🙂 ?

Fashbir Shabran Jamiila…

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s