Terperosok…

Inii adalah sedikit cerita tentang keseharian kita. Tentang kita yang pernah terperosok kedalam lobang. Atau orang-orang dekat kita, atau orang-orang yang kita sayangi. Ini hanya postingan selentingan saja dalam cerita galau tak bertuan (thh pun) :
1. Betapa sedihnya kita, jika kita harus terperosok pada lobang, yang menyebabkan kita harus terluka, merintih dan meringis kesakitan
2. Betapa sedihnya aku, ketika melihat ada orang yang tak sengaja masuk kedalam lobang, terperosok, terjerembab, tersungkur tak berdaya.
3. Betapa aku lebih sedih lagi, ketika dia sengaja memerosokkan diri, menjerembabkan diri kelobang yang disana sudah terpasang plang yang jelas. Awas ada lobang!
4. Betapa aku jauh lebih sedih lagi, ketika mungkin ia masuk kelobang itu bukan untuk pertama kalinya. Dan mencoba memasukinya lagi. Pada lobang yang sama.
5. Dan jauh betapa sedihnya lagi aku, ketika ada orang yang jatuh pada lobang yang sama untuk kedua kalinya, padahal lobang itu sudah aku tutupi. Dan lebih memilukan lagi, ketika ia menyalahkanku dengan mengatakan kenapa aku tidak pernah menutupi lobang ini untuknya.
6. Dan jauh diatas segala kesedihan itu, tentu sialnya diatas segalanya adalah, ketika kemudian ada yang masuk kelobang yang sama, dan akulah pelakonnya. Semoga saja tidak.

Teringat hadits rasulullah, tentang seburuk2 orang-orang yang masuk ke lobang yang sama berulang-ulang. Sambil melihat, pinggiran jalan kota Medan, yang senantiasa ada galian dengan tulisan. Hati-hati ada lobang. Awas, ada Galian, atau yang sejenisnya. (gak nyambung pastinya)🙂

*hanya catatan kegalauan sahaja. tidaklah usah diambil pusing

6 comments

  1. y y

    Makany kal0 jalan liat2,
    Hati2,.
    Akhir-akhir ini byk lubang memang,

    Kal0 ad lubang dan tak sanggup menutupny,.jauhi saja,
    Cri jalan lain mgkn lbh baik,
    Karena jauh di atas segalany,kselamatan diri lbh utama,

    *coment ttg jalanan

    • De-real-med –>Pendukung real medrid ya? Hehe..

      Yup, banyak lubang. Kadang, melihat dengan mata saja tak cukup. Kadang lebih dari sekedar mata saja, kita juga punya mata hati. Yuppiee.. Keselamatan diatas segalanya..

    • Selamat datang dhebu. Thanks atas kunjungannya. Yup, keledai saja nggak pernah terperosok pada lobang yang sama. Kok kita nggak bisa? tanya kenapa? Hmm, o ya, keledai sekarang dah banyak pake GPS. Itu tuh, ada juga yang pake dasi. Hee, gak nyambung.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s