Karna Bola itu Bundar

Saatnya Garuda Menggeliat
Saatnya Garuda Menggeliat

Hmm.
Tak selamanya Brazil akan berhasil.
Tak selamanya juga bangsa-bangsa penjajah akan apes, Belanda misalnya.
Atau Jepang, walaupun tidak seberuntung Belanda.
Tak ada hukum mutlak dalam sepakbola.
Taklah sia-sia ungkapan “bola itu bundar” ada.
Semua bisa bergulir, bisa berubah.

Tapi, sepertinya selamanya Indonesia tak lagi akan bisa berpartisipasi di Piala Dunia.
Kalau tetap saja, pemain menganggap sebuah kebanggaan memprotes wasit dengan kartu-kartunya.
Pun kemudian suporter, merusak menjadi selebrasi kemenangan, kekalahan, ataupun ekspresi keputus asaan.

Kalaupun masih tetap seperti ini, sekali lagi kukatakan bahwa sepertinya selamanya Indonesia tak lagi akan bisa berpartisipasi di Piala Dunia.
Kecuali, mengharap dari berkah menjadi tuan rumah.

Tapi, Garuda tetap didadaku!
Kokoh, sekokoh harapan-harapan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s