Sajak untuk Guruku

Guruku (1)

Dan gula itu

Kami nikmati dengan kerutan didahi-dahi kami

Sungguh, kerutan itu ekspresi kecanduan bagi kami

Kemudian kau kirimkan empedu, memenuhi telaga kecanduan kami

Ditengah harap kami, kau kan kembali mengirimkan gula

Seperti hari itu.[]

Guruku (2)

Hadir, pergi dan hilang tak berbekas.

Ditengah kehadiranmu, kepergian dan kehilangan

Serta kesirnaan itu

Kami semakin tahu, bagaimana mengisi kesunyian

Dan menikmati keterasingan []

*selamat datang guruku, dimedanku- Medan Nan Ramah-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s