(Me) Rokok DAPAT…??

Kemaren, saya baru mendengar dari teman satu kampus, kalau ada rokok yang meledak ketika sedang dihisap. Seperti granat aj y. Lucu, aneh, unik, membingunkan, dan segudang tanda tanya tentu timbul karenanya. Awalnya, saya kira sebuah banyolan, atau gurauan cs. Karena, sungguh tidak masuk akal. Bahkan, dengan pemaksaan sekalipun.. hehe..

Akhirnya, saya mencoba mengklarifikasi berita yang baru saja saya dengar. Ternyata, memang benar adanya. Beberapa sitius berita online, membahasnya dengan gamblang. Dengan detailnya masing-masing, dan yang paling menarik perhatian adalah, penutup dari semua berita itu adalah, bahwa A*** Susanto (31) kehilangan lima giginya dan menerima 51 jahitan di bibir setelah rokok yang diisapkannya, Clas Mild produksi PT Nojorono, meledak pada 28 Januari 2010. Dan lebih menyedihkan lagi, ketika saya menuliskan ini, berita baru saya dapatkan bahwa, korban harus dicabut lagi tiga giginya, setelah lima buah giginya tanggal.. (mikir: gigi satuannya buah ya?😀 ) . Membayangkan, dengan serta merta seperti apa derita yang dialami. Tentu dengan sedikit senyum simpul, kalaulah tidak dikatakan tertawa.

Kalaulah ini bukan sebuah duka, mungkin tertawa sepenuh rongga mulut tidaklah berleihan untuk kisah ini. Kalaulah ini cerita karangan, tentu keterbahak-bahakan yang akan menjadi ujung. Namun, ini bukan kisah fiksi. Bukan fiktif belaka layaknya sinetron. Ini kisah nyata, tanpa rekaan.  Tanpa ada skenario dan aktor yang disiapkan untuk memerankan. Maka, sudah selayaknyalah, kita menarik nafas sepenuh rongga dada, memikirkannya dan tentu mengambil hikmah dan pelajaran yang bisa diambil..

Bukankah kisah ini bisa terjadi pada kita? Pada orang-orang sekitar kita? Lantas, relakah kita, untuk kemudian  melihat saudara-saudara kita,  menjadi “orang terkenal dadakan” gara-gara insiden rokok? Kalau saya, jujur, saya tidak mau, tak pernah mau,  dan tak akan pernah mau. Bukankah, masih ada peluang lebih dari sekedar copotnya gigi, dan robeknya bibir? Bayangkan, rontoknya alis, keluarnya biji mata, tertutupnya lubang hidung, copotnya lidah, dan segala kemungkinan lainnya karena rokok. Kalaulah memang, mengatakan nyawa melayang karena rokok dianggap terlalu ekstrem dinegeri ini, mungkin bayangkan saja sampel-sampel diatas.

Saya kemudian juga salut dan bangga pada -MUI- Malaysia, yang mengatakan orang yang merokok jauh lebih bodoh dari pada sapi. Dan apresiasi yang tak terhingga pada Buk Menkes, untuk menanggapi kasus ini. Katanya, makanya jangan merokok! Bukan kurangi, atau minimalisir bahasa orang cerdasnya. hehe..  Hidup Buk Menkes!

Terakhir, saya membaca berita kalau yang kena ledakan rokok, sudah trauma dan berhenti merokok. Bagus, tandanya orang cerdas. Bisa mengambil pelajaran. Tapi, alangkah bijaknya jika kembali mengingat dan mengamalkan prinsip “mencegah lebih baik daripada mengobari?”. Kan, kan, kan… Walaupun, sedikit menyayangkan dan kembali mengingatkan pada kita semua, “haruskah kecelakaan menjadikan kita lebih bijak?”

Semoga, kisah seperti ini tak terulang kembali. Dan saya juga berpikir dan mengusulkan saya kepada semua perusahaan rokok, untuk peringatan pemerintahnya itu, sedikit ditambahi dengan kalimat penyempurna. Agaknya, inilah sedikit usulan dari saya dengan redaksi yang agak aneh, -kalaulah tidak ingin dibilang parah-

PERINGATAN PEMERINTAH : MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN. DAN FAKTANYA, MEROKOK JUGA BISA MENYEBABKAN GIGI COPOT, BIBIR MEMBLE DAN DOWER, HINGGA DIJAHIT.

Dan saya yakin, setidaknya ini lebih menggigit!

*sambil berpikir, kok bisa ada ya orang masih merokok jaman bagini?/

:D  pizz u smoker2 yang bertebaran..

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s