Peri(h)bahasa : Kisah Tarawehku (lagi)…

padiKawan, singkat saja, ada lagi kisah tarawehku untukmu kawan. Hmm, kali ini aku akan bercerita tentang peribahasa kita kali ini, kawan. Peribahasa, fenomena yang ada, dan mengambil ibrah dengannya.

Pernah mendengar peribahasa ilmu padi, kawan?! Itu, yang “Semakin Berisi semakin Merunduk”. Masih ingat kan? Hmm. Kita akan menyoroti sisi lain dari peribahasa ini kawan. Kawan sesekali lihatlah, ย ada orang yang tertidur sambil duduk mendengar pengajian. Itulah yang dimaksud dengan peribahasa kita. Semakin berisi, semakin tunduk..๐Ÿ˜€. Semakin perutnya penuh terisi, semakin “khusyu'”ย  lah menunduk kebumi (baca:tertidur). Hmm, kapanlah bisa ilmu yang didapat masuk kawan..

Kawan, itulah peribahasa kita, cukup kau terapkan peibahasa yang baiknya. Semakin berisi, semakin tawadhu’ dan rendah hati. Tinggalkan peribahasa ini sebelum pergi taraweh kawan. Jaga perut, bagi tiga diwaktu buka, air, makanan, dan udara juga punya hak yang sama dalam perut kita kawan..

Betullah kata temanku, kawan. Bisa jadi suatu saat, peribahasa akan menjadi, Perihbahasa.

Hmm,๐Ÿ˜€ . Ada benarnya juga..

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s