Kemana Cerita Boikot itu??

“Apa kabar Palestina? Masihkah ada sekeping hati kita tersisa untuknya? Semoga..” 

Itulah sedikit komentar dari kawan-kawan tentang Palestina. Jauh dari cerita epik yang lalu. Gantung Sharon, Bebaskan Palestina, One man one dollar, ataupun satukata untuk Palestina”JIHAD”.Sepertinya ada kata-kata yang terlupakan, kalaupun memang belum terlupakan, minimal agak terlupakan. Apakah itu? Yup.. Benar..BOIKOT. Kemana cerita-cerita boikot kita? Sudah lunturkah? Atau hilang dari peredaran? Wallahua`lam..

Setelah  sedikit berdiskusi dengan kawan-kawan, tentang mengapa isu boikot tidak terlalu bermunculan lagi, saya menyimpulkan dari diskusi tersebut tentang 3 hal mengenai boikot. Dimana ketiganya menyangkut dengan masalah Produk Alternatif pengganti barang-barang boikot. Ternyata masyarakat sangat siap dengan pemboikotan, tapi masyarakat tidak siap dengan produk alternatif tsb.

Berikut analisa masyarakat.Pertama, Barang boikot dengan harga yang sama dari barang alternatif, umumnya kualitas barang boikot lebih baik dari pada barang alternatif. Dan sesuai dengan selera masyarakat, tentu mencari yang lebih baik dengan harga lebih murah. Kedua, Barang boikot yang lebih murah dengan barang alternatif kualitasnya relatif sama dengan barang alternatif yang harganya diatas harga barang boikot. Ketiga, barang alternatif yang harganya sama dengan barang boikot, kualitasnya tidak sama, bahkan cenderung dibawah barang boikot.

Nah, ini adalah sedikit dari analisa harga. Kalo dari analisa lainnya? Masih ada..tp ntar dlnjutin lg..🙂

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s