Ini blog sudah jadi blog sendawa. Yaa, sendawa. Keras dibunyi tapi tak terlalu membawa manfaat keluar. Heeh, kadang sering menjadi dasar kejengkelan. Secara ilmiah, saya yang anak teknik belum temukan manfaat sendawa bagi yang “ahlul snedawa” (ya iyalah, anak teknik). Tetapi saya sudah meyakini secara ilmiah bahwa ia sudah pasti membawa efek tak baik bagi [...]
Archive for the ‘Renungan’ Category
Kapan syetan masuk ke perengakap manusia? Sulit sepertinya menjawabnya, karena memang sulit untuk menemukannya. Sesulit menemukan kuda bertanduk, bahkan lebih sulit lagi mungkin dari itu. Karena memang kita tidak terlalu tahu untuk memasang perangkap dimana, kapan dan dengan metode apa. Bahkan bisa jadi memang sama sekali kita tidak tahu. Kapan manusia masuk ke perangkap syetan? [...]
Kenangan adalah hal yang paling jauh untuk digapai kembali. Meskipun ia kenangan dalam satuan waktu yang dekat semisal menit. Beberapa menit saja sebelum saya menulis ini, telah menjadi kenangan. Yaaa, kenangan. Tak bisa ia direkonstruksi, direnovasi, dimodifikasi. Hak kenangan hanyalah dievaluasi, Karena mungkin hari ini, kenangan lama juga akan menjadi kenyataan (kembali). Dimana kita goyah [...]
Sebelum kita pulang Kita hanya perlu bertanya Benarkah kita sudah pergi Sebelum mengeluh Kita hanya perlu merenung Kapan terakhir kita bersyukur Medan Juang, 020212
Dengarkan Cerita Pengantar Tidur Saya
Posted: January 25, 2012 in Carito Medan, Iseng doanK, Renungan, UncategorizedHeeh, Moga yang lagi siap2 untuk segera merebahkan diri untuk beristirahat sempat membaca ini. Dan kemudian membawa sedikit pencerahan, hingga pada akhirnya meningkatkan kualitas relaksasinya: Saya punya tabiat aneh yang sedikit agak bermuka badak merasa ia adalah “target man” <—kawannya superman lhoo. Bahwa persis seperti saya, yang merasa bahwa saya harus diikutkan dalam setiap apa[pun [...]
Di bumi yang berputar. Pasti ada gejolak. Ikuti saja iramanya, isi dengan rasa. Di menara langit. Halilintar bersabung. Aku merasa tak terlindung. Terbakar kegetiran. Cinta yang kuberi sepenuh hatiku. Entah yang kuterima. Aku tak peduli, aku tak peduli, aku tak peduli. Apakah ada bedanya. Ketika kita bertemu dengan saat kita berpisah? Sama-sama nikmat. Tinggal bagaimana [...]
Kekuatan (pengambil) Gambar
Posted: January 23, 2012 in Carito Medan, Iseng doanK, Renungan, UncategorizedHeeh, Gambar paling menghebohkan minggu ini. Indiana Jones dari Banten. Rasanya mengguncang dunia seperti Indoeskrim Meiji. (disamarkan) ) Hooh, heboh gambar ini. Indonesia semakin dikenal dunia. Cuma ingin sharing tentang kekuatan gambar melebihi tulisan. Ingin bercerita tentang hal-hal kecil saja. Ada beberapa hal yang kemudian menarik, setidaknya bagi saya..
Merendang Ukhuwah [jilid2]
Posted: December 16, 2011 in Carito Medan, KampoenK Nan Jauah D Mato, my opini, RenunganYaa, kembali cerita rendang, rendang ukhuwah tentunya. hhee. Ini juga cerita yang tak pernah ada habisnya, seperti ukhuwah. Tak pernah bisa habis untuk dibagi. Hanya satu yang tersisa yang kemudian saya baru bisa untuk tuliskan. Bukan karena apa-apa. Ini saya tuliskan karena menjadi bahagian yang penting dari cerita ukhuwah. Juga cerita penting bagi rendang. Hhee. [...]
Ayat tersebut menjadi ayat yang istimewa dalam Al Qur’an, setidaknya bagi saya pribadi. Sepengetahuan saya, menjadi satu-satunya ayat yang didalamnya terdapat semua huruf hijaiyyah. Ya, semuanya. Dari alif sampai ya. Runutlah dan rincilah dengan teliti. Jangan-jangan kekeliruan saya dan beberapa orang yang juga mengatakan begitu membuatnya salah. Tapi saya tidak akan membahas tentang struktur [...]
Ukhuwah itu ibarat rendang, tempat dimana semua rasa-rasa akhirnya bermuara. Bahkan rasa tak enak sekalipun, semisal serai, kunyit, santan, bahkan rasa pedas semisal cabe dan merica. Hanya kesabaran mengaduk semua bahan dengan rasa tak terdefenisi itu yang kemudian meghasilkan rendang dengan kenikmatan rasa yang tak terbantahkan. Berharap rendang hanya dari santan dan cabe saja, gulailah [...]

