Archive for the ‘Nuansa Ramadhan’ Category

Dhuha

Posted: August 9, 2011 in Khazanah Ilmu, Nuansa Ramadhan, Renungan

”Setiap salah seorang di antara kamu memasuki pagi harinya, pada setiap ruas tulangnya ada peluang sedekah; setiap ucapan tasbih (subhanallah) adalah sedekah, setiap hamdalah (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan la ilaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (ucapan Allahu akbar) adalah sedekah, amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, semua itu cukup tergantikan [...]

Tadarus

Posted: August 9, 2011 in Carito Medan, Nuansa Ramadhan, Renungan

[1] Bismillahirrahmanirrahim, setelah sahur saya tertarik berbagi cerita tentang kebiasaan2 kita di Ramadhan. Tentang #tadarus [2] Mayoritas, kalau kemudian ditanya tentang arti dan makna #tadarus maka jawaban umum mungkin mengatakan itu bahasa arab. Hmm.. [3] Tidak salah memang, begitulah adanya. memang dari bahaasa arab, tapi kalau kemudian pertanyaan tentang arti kata #tadarus apa ya? [4] [...]

Setiap kali Ramadhan agan datang, bertubi-tubilah sms2 masuk kehape kita masing-masing. Tentu tentang Ramadhan pastinya. Tentang keutamaan, tentang maaf-maafanan, motifasi, dan semua-muanya tetek bengek Ramadhan. Semuanya ditumpahkan dengan berbagai cara dan beragam tingkat keseriusan, melalui guyonan dan candaan, pantun-pantun keprofesian sesuai dengan profesi pengirim yang –maaf- kadang terlalu dipaksa-paksakan, atau bahkan dengan sedikit kesan serius [...]

Uang itu seperti hati batang pisang.  Dipotong, maka makin baguslah tumbuhnya. Dipotong, makin bagus lah naiknya keatas. Rezeki itupun juga seperti itu, dibagi pada yang lain maka ia akan bertambah. Setiap orang, sudah ada takarannya. Kalau ia tidak mau berbagi, maka rezekinya tak kan bertambah. Rezeki, seperti itulah ia. Datangnya harus dihormati.  Yang jelas, jangan [...]

Ini adalah cerita tentang maqam –tempat/tingkatan-. Tentang akses seseorang kepada tuhannya. Semua memanggilnya Kiyai. Tapi aku menyimpelkan namanya dengan dukun. Ini adalah tentang keistimewaannya bagi semua orang yang memanggilnya Kiyai. Tapi bagiku, ini adalah kegoblokannya menjadi dukun. Sebut saja namanya Dukun Ansor. Walaupun semua memanggilnya dengan Kiyai, bagiku agak janggal kalau dipanggil kiyai. Sangat janggal [...]

Salam Ramadhan

Posted: August 10, 2010 in Carito Medan, Nuansa Ramadhan

Salam Ramadhan, Mohon Maaf Lahir dan bathin..

Biarkan hari lebaran Melerai hati yang lama resah Demi sebuah persaudaraan Rapatkan jurang yang menjadi pemisah Berteduh dirimbunan Aidil Fithri Mengutip Maghfirah dihalaman ilahi Sesejuk embun dingin dipagi hari Hanya setetes disyurga yang abadi… NB : Kubingkiskan Kartu Lebaran untukmu, Kawan. Kuharap, kau bisa mengunduhnya. Jika berminat, Disini sudah kutitipkan.

Akhirnya, Semua sudah terkumpul. Sesuap Nasi, Segenggam B**l***, Sekeranjang E***. Tentu terumpul sebanyak standarku, bisa jadi standar kita beda. Sesuap kita, segenggam kita, ataupun sekeranjang kita bisa jadi tak lagi sama.. Untuk semua, mohon didahulukan selangkah, ditinggikan seranting. (pulkamnya). . Untuk yang belum pulang, atau yang tidak bisa pulang, tak usah cemas. Dibelahan bumi manapun, [...]

Kawan, singkat saja, ada lagi kisah tarawehku untukmu kawan. Hmm, kali ini aku akan bercerita tentang peribahasa kita kali ini, kawan. Peribahasa, fenomena yang ada, dan mengambil ibrah dengannya. Pernah mendengar peribahasa ilmu padi, kawan?! Itu, yang “Semakin Berisi semakin Merunduk”. Masih ingat kan? Hmm. Kita akan menyoroti sisi lain dari peribahasa ini kawan. Kawan [...]

Kawan,  lihatlah betapa Indahnya ukhuwah. Ini cerita tarawehku juga untukmu, kawan. Lihatlah, indahnya  ukhuwah.  Bisakah kau bayangkan, semua pahlawan berkumpul, untuk sholat jama’ah kawan. Ataupun untuk duduk bersama mendengar tausyiah dari Ustadz kawan. Hmm, Sayang, sekarang cuma bisa berkhayal kita, kawan. Tapi suatu saat, semoga ini menjadi kenyataan kawan. Amiin.. Indahnya ukhuwah terasa warnai hari-hari [...]