Ini blog sudah jadi blog sendawa. Yaa, sendawa. Keras dibunyi tapi tak terlalu membawa manfaat keluar. Heeh, kadang sering menjadi dasar kejengkelan. Secara ilmiah, saya yang anak teknik belum temukan manfaat sendawa bagi yang “ahlul snedawa” (ya iyalah, anak teknik). Tetapi saya sudah meyakini secara ilmiah bahwa ia sudah pasti membawa efek tak baik bagi [...]
Archive for the ‘my opini’ Category
Kalau dah malas ngisi blog, ya begitulah. Ada-ada saja yang dipos. Gak ada rotan akarpun jadi, gak terlalu paham sok pakarpun jadi. Ndak ado kayu, janjang dikapiang (bahasa indonesianya : tak ada kayu jenjang dikeping wkwkw ). Jadi ya inilah kejadiannya, posting yang asal aja. Karena kata guru-guru saya, menulislah. Ketika kau buntu, ketahuilah bahwa [...]
Kapan syetan masuk ke perengakap manusia? Sulit sepertinya menjawabnya, karena memang sulit untuk menemukannya. Sesulit menemukan kuda bertanduk, bahkan lebih sulit lagi mungkin dari itu. Karena memang kita tidak terlalu tahu untuk memasang perangkap dimana, kapan dan dengan metode apa. Bahkan bisa jadi memang sama sekali kita tidak tahu. Kapan manusia masuk ke perangkap syetan? [...]
Kenapa untuk orang merokok dibuatkan ruang khusus sama dengan orang yang akan buang air? Yaa, karena pada hakikatnya memang sama. Sama2 membuang kotoran. Cuma yang merokok, sedikit lebih bodoh. Karena ia membuang kotoran tapi membayar duluan. Beda dengan yang buang air. Dibuang dulu kotorannya baru dibayar wc umumnya. Sering saya merasa tersiksa ditengah orang-orang bodoh, [...]
Merendang Ukhuwah [jilid2]
Posted: December 16, 2011 in Carito Medan, KampoenK Nan Jauah D Mato, my opini, RenunganYaa, kembali cerita rendang, rendang ukhuwah tentunya. hhee. Ini juga cerita yang tak pernah ada habisnya, seperti ukhuwah. Tak pernah bisa habis untuk dibagi. Hanya satu yang tersisa yang kemudian saya baru bisa untuk tuliskan. Bukan karena apa-apa. Ini saya tuliskan karena menjadi bahagian yang penting dari cerita ukhuwah. Juga cerita penting bagi rendang. Hhee. [...]
Ayat tersebut menjadi ayat yang istimewa dalam Al Qur’an, setidaknya bagi saya pribadi. Sepengetahuan saya, menjadi satu-satunya ayat yang didalamnya terdapat semua huruf hijaiyyah. Ya, semuanya. Dari alif sampai ya. Runutlah dan rincilah dengan teliti. Jangan-jangan kekeliruan saya dan beberapa orang yang juga mengatakan begitu membuatnya salah. Tapi saya tidak akan membahas tentang struktur [...]
Ukhuwah itu ibarat rendang, tempat dimana semua rasa-rasa akhirnya bermuara. Bahkan rasa tak enak sekalipun, semisal serai, kunyit, santan, bahkan rasa pedas semisal cabe dan merica. Hanya kesabaran mengaduk semua bahan dengan rasa tak terdefenisi itu yang kemudian meghasilkan rendang dengan kenikmatan rasa yang tak terbantahkan. Berharap rendang hanya dari santan dan cabe saja, gulailah [...]
Lelaki Hujan [3]
Posted: October 31, 2011 in Carito Medan, catatan galau, KampoenK Nan Jauah D Mato, my opiniBisaku hanya menghitamkanmu. Maafkan aku, awan. Dan langit menjadi cela. Karena kau tak lagi putih seperti kemaren. Sudah Lepaskan saja aku Pulangkan pada bumi Awan putih Naiklah lebih tinggi Agar aku tak lagi bisa menggapaimu Tak lagi menghitamkanmu Tak lagi membebanimu Karena kutahu Bersamaku kau pasti tak lagi putih.
Kenangan : Photo ini tepat diambil pada 3 tahun yang lalu. yaa, 2008. Pada bulan oktober. Selalu memberikan kenangan tersendiri pada bulan-bulan oktober ini. Terlebih dimulai dari 3 tahun belakangan. Saya merasa bahwa selamanya mungkin akan bisa sekedar jadi komentator saja lagi, apakah itu pada sepakbola, apalagi badminton yang ternyata lebih butuh lutut yang kuat. [...]
Resapel : Surat untuk Opung kami…
Posted: October 17, 2011 in Carito Medan, KampoenK Nan Jauah D Mato, my opiniDuh, alangkah bosannya beberapa minggu belakangan ini mendengar berita-berita di tipi. Huff, malas. Sangat malas malahan. Seolah2 tak ada lagi yang bisa diberitakan. Sibuk ganti menteri aja, tapi hasilnya tak kunjung selesai. Entah apa lah sulitnya nyari ganti orang2 itu. Ambil satu putra terbaik bangsa, ganti yang kurang baik. Ini ntah hapa2. Seolah2 Pak Presiden [...]

