
Salam Ramadhan
.
.
Kawan, Titik Itu (.) adalah aku kawan.
Yang sedang menghulurkan tangan padamu dari kejauhan
Untuk meminta maaf atas segala salah dan khilafku
Dengan setulus hati dan sepenuh jiwa, kawan.
Nampakkah olehmu kawan?
Tidak?!
Wajarlah,
Karena aku meminta maaf padamu dari kejauhan, kawan.
Bukan tak mampu,
Bukan tak mau mendatangimu, kawan
Karena akupun takut, lukamu bertambah
Kalau kita berjumpa lagi kawan.
Kawan, kutahu
Delapan kali aku bertutur, Sembilan kali kau tersakiti
Sembilan kali kita bersua, Sepuluh kali kau berduka
Sepuluh kali aku tertawa, Sebelas kali air matamu tumpah
Maafkan aku kawan, atas segala salah dan khilafku.
Sekali lagi,
Bukan tak mau, bukan tak mampu
Untuk bisa mendatangimu.
mantap kato2nyo da…
buliah di repost di tampek lain ndak???
ijin copy!!!!
Hmm..
Mantap?!
Hyperbol na fuad mah.
Silahkan copy, silahkan posting d t4 lain..
Nggak wajib juga cantumkan sumbernya, klw dcantumkan jg gpp.
Dibalik kata2nya, jujur, itu dr hati yang terdalam.
Termasuk u tetamu blog ini. Fuad tentu salah satunya.
NB: Malas log in. Via hape,harap maklum..
yo lah da,,,
aman tu,,,
samo2 da.. samo prasaan wak ma y da..
“Delapan kali aku bertutur, Sembilan kali kau tersakiti
Sembilan kali kita bersua, Sepuluh kali kau berduka
Sepuluh kali aku tertawa, Sebelas kali air matamu tumpah
Maafkan aku kawan, atas segala salah dan khilafku.”
what a beautiful words..:)
Sunrise..
Hehe, Hyperbolanya Irsyad Menular.
tabaco juo akhirnyo
smo2 yow